Linglung Jadi Salah Satu Gejala Long Covid

Rabu, 10 Maret 2021 08:32 WIB

Share
Linglung Jadi Salah Satu Gejala Long Covid

Jakarta, Poskota.co.id

Linglung dan bingung merupakan salah satu gejala yang bagi pasien yang mengalami fenomena long Covid. Kondisi ini terjadi ketika gejala Covid-19 tetap bertahan atau timbul lama setelah pasien pulih.

Ketua POKJA Infeksi Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dr Erlina Burhan, mengatakan, pasien Covid-19 seharusnya mengalami pemulihan setelah dua hingga enam pekan. "Confusion, lingung, bingung, banyak lupa, mau ngomong sesuatu tapi bingung, ini tidak nyaman sekali," kata Erlina, Selasa (9/3).

Gejala lainnya meliputi rasa lelah, batuk, kongesti, sesak napas, juga anosmia, sakit kepala dan nyeri badan. Pasien yang mengalami ini juga merasakan diare, mual, juga nyeri abdomen dan nyeri dada.

"Dari pasien usia 18-34 tahun yang punya kesehatan baik, sekitar 20 persen dilaporkan mengalami prolonged symptomps," ujar dia. Faktor risiko fenomena ini disebabkan oleh hipertensi, obesitas, juga kondisi kesehatan mental.

Meski hasil pemeriksaan klinis menunjukkan kondisi pasien sudah normal, mereka yang mengalami fenomena ini umumnya masih merasakan keluhan hingga berbulan-bulan. Umumnya, fenomena ini dirasakan orang yang terkena Covid-19 dengan gejala sedang, berat, atau kritis.

Dia mengatakan, pasien harus ditangani berdasarkan gejala yang dirasakan. Jika masih ada gejala yang terasa mengganggu, padahal seharusnya sudah pulih sejak lama, berkonsultasilah kepada dokter yang terkait. "Kalau sakit kepala, kasih obat sakit kepala, kalau masih batuk, berikan obat batuk. Pendekatannya multidisplin."

Reporter: Bambang Sugiarto
Editor: Admin Sumut
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar