Bupati Tapsel Dolly Ajak Masyarakat Huta Ginjang Jadi Duta Wisata Desa

Minggu, 25 Juli 2021 10:29 WIB

Share
Bupati Tapsel Dolly Ajak Masyarakat Huta Ginjang Jadi Duta Wisata Desa

TAPSEL, SUMUT.POSKOTA.CO.ID

Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H Dolly Pasaribu SPt MM, menyampaikan, kondisi alam di Desa Huta Ginjang, Kecamatan Angkola Timur, jika diibaratkan seorang gadis, sudah cantik rupanya, baik juga perangainya. Hanya tinggal memoles sedikit lagi agar terlihat lebih indah lagi. Dan orang pun akan semakin senang berteman dengannya.

"Luar biasa alam Tapsel yang kita cintai ini, terutama Desa Huta Ginjang yang akan kita lakukan peletakan batu pertama desa wisata agro saat ini. Tengoklah ke depan sana. Begitu menyegarkan mata, hijau, kuning warna padinya. Sebagian sudah disemai (ditanami) dan sebagian lagi sudah tumbuh, sejuk sekali dipandang mata, ditambah lagi hawa yang sejuk dan udara segar. Mungkin ini yang dicari orang ketika ia penat, suasana alam asli pedesaan," ungkap Dolly, di sela peletakan batu pertama pembangunan desa wisata agro di Desa Huta Ginjang, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapsel, Sabtu 24 Juli 2021.

Kendati demikian, Dolly menyayangkan, cukup banyak sampah berserakan di parit dan jalanan. Kalau ada orang luar datang dan melihat kondisi sampah itu, bukannya kerasan untuk berwisata, malah cibiran yang pasti datang dari mereka. Syukurnya, seminggu lalu, ada program dari salah satu perusahaan untuk hadirkan Bank Sampah di Desa Huta Ginjang.

Dimana, katanya, sampah yang akan ditabung di Bank Sampah bisa diubah menjadi uang dan tentu akan jadi sumber penghasilan baru bagi warga desa. Dan kemarin warga berhasil mengumpulkan sekitar 167 Kg sampah untuk ditabung ke Bank Sampah. Dari 167 Kg sampah itu, total didapat dalam bentuk tabungan yakni sekitar Rp700 ribu. 

Meski begitu, Dolly memberi semangat ke warga Desa Huta Ginjang, agar pekan depan lebih giat lagi dalam kumpulkan sampah di Bank Sampah. Sebab, pekan lalu, Desa Siamporik Dolok, Kecamatan Angkola Selatan, mampu memperoleh tabungan di Bank Sampah sekitar Rp1,4 juta. 

"Dan, kami berkeyakinan, ketika ini dipoles serta dipercantik, maka Desa Huta Ginjang akan lebih maju lagi," ujarnya.

Dolly pun lantas memuji langkah berani Kades, suasana masih pandemi dan orang cenderung dibatasi ruang geraknya. Ini adalah investasi dan persiapan. Sambil desa terus berbenah, masyarakat terus bersiap dan semakin menimbulkan jiwa melayani. Kalau Covid-19 semakin melandai, yang selama ini ruang gerak dibatasi akhirnya dibuka. Orang akan banyak bersantai dan berkunjung ke Desa Agro Wisata Huta Ginjang ini.

"Saya membayangkan, warga Huta Ginjang sudah berjiwa melayani, sehingga setiap rumah di Huta Ginjang ramah wisatawan, orang yang berkunjung pun kerasan. Ingin lebih lama, kangen ingin kembali lagi. Seperti kata pepatah, kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya akan menjadi pengalaman terindah," urai Dolly.

Tentu semua ini, katanya, dimulai dari hospitality atau keramahan warga Huta Ginjang dan warga Angkola Timur umumnya.Karena di sini adalah daerah yang sangat menjunjung tinggi adat dan budaya Tapsel.

Halaman
Editor: Bambang Sugiarto
Contributor: Tigor-tapsel
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar