Izin Konversi Belum Jelas, PTPN III Kebun Bangun Tanam Bibit Sawit Ditumbuhi Rerumputan

Selasa, 23 November 2021 10:41 WIB

Share
Izin Konversi Belum Jelas, PTPN III Kebun Bangun Tanam Bibit Sawit Ditumbuhi Rerumputan

SIMALUNGUN, POSKOTA.CO.ID

Konversi penanaman bibit sawit yang sedang berlangsung di PTPN III Kebun Unit Bangun Afd II dan I, Kecamatan Gunung Malela, ditumbuhi rerumputan hingga tidak ditanami mucuna. Dalihnya, akibat bibit mucuna yang dipesan salah pilih.

"PT Pengaharapan Sinar Abadi vendornya bang, orang Medan istri polisi. Kalau mucunanya sudah ditanami semua bang. Lihat abangla kesana sudah ditanami. Apa lagi mau ditanyai bang. Saat itu vendornya salah beli bibit bang, jadi banyak yang mati, itu masalahnya bang," kata Ganta Surbakti, Asisten Afd II, saat disambangi di kantornya, Senin 22 Nopember 2021.

Perihal izin konversi, pengalihan tanaman Karet ke Kelapa sawit dari Pemkab, yakni Dinas Pertanian, dia mengaku tak paham.

"Masalah itu aku tidak paham bang, langsung saja dengan APK dan Pimpinan. Tapi kalau masalah tanaman tadi, kujawabkan semuakan bang," sebutnya.

Diapun menyebutkan, untuk tanaman sawit afdeling II akan selesai hari ini dengan jumlah 400 bibit sawit.

Sebelumnya, APK (Asisten Personalia Kebun) Kebun Bangun, Donni Manurung, saat ditanyai terkait izin konversi tanaman sawit, pihaknya sudah mengajukan permohonan tersebut.

"Trima kasih atas atensinya terhadap Kebun Bangun Pak. Terkait izin konversi, perusahaan sudah mengajukan permohonan ke Dinas Perizinan. Saat ini masih menunggu proses tindak lanjut dari Dinas Perizinan. Demikian konfirmasi kami bang," sebutnya melalui WhatsApp nya.

Sementara itu, Ruslan Sitepu selaku Kepala Dinas Pertanian Pemkab Simalungun soal izin konversi dari karet ke sawit di PTPN III mengatakan, tidak memiliki izin sama sekali. "Izinnya belum ada Pak," katanya melalui WhatsApp.

Konversi yang dilakukan PTPN III Kebun bangun sebanyak 46,25 Ha di Afd II dan Afd I seluas 173 Ha.* (Tumbur)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar