50 Tahun Teater Imago, dari Anak-anak Hingga Emak-emak Bahagia

Minggu, 16 Januari 2022 16:05 WIB

Share
50 Tahun Teater Imago, dari Anak-anak Hingga Emak-emak Bahagia
50 Tahun Teater Imago, dari Anak-anak Hingga Emak-emak Bahagia

Ada 15 Emak-emak membaca puisi di gedung tari eks Taman Budaya Sumut. Mereka berteriak, menangis, marah, bersorak dan tepuk tangan. Mereka terlihat bahagia saat berekspresi di acara 50 Tahun Teater Imago yang salah satu acaranya adalah "Emak-emak Baca Puisi", 15 Januari 2022.

Acara heboh itu mampu menghipnotis para perempuan ini sehingga tetap duduk menyaksikan acara demi aca yang digelar dalam  acara bertajuk " Upah- upah" itu. 

Di antara pembaca adalah Darmaila Wati yang menangis saat membacakan puisi "Luka Sungai" Karya Ayub Hamzah Fahreza. Juga ada Patia Rasima yang membawakan "Sunarti Gadis Tembung" karya Suratman SuraztSurazt dan Dedek Wanti visualisasi puisi "Cinta tak Berkoma" Karya Agus Susilo. 

Sebelumnya acara dimulai dengan mengarak tumpeng oleh anak-anak Teater Imago, Teater Sasude dan Teater Rumah Mata. Mereka mengelilingi TBSU dari jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Jasa Said, Jalan IAIN, Sutomo dan kembali ke TBSU. 

Lalu anak-anak teater Imago bersama Ayub Badrin dan Dijah naik ke atas panggung. Di panggung terlihat dua benda dibalut perban tergantung. Seperti seperti mummi atau kepompong. 

Lalu akto-aktor cilik itu mulai membungkus dirinya atau kedua orang yang seperti "orangtua" itu yang melakukannya. Wajah mereka dibungkus perban. 

Di saat itu pula, emak-emak membacakan puisinya. Wajah-wajah diperban, di belakang mereka mulai bergerak perlahan. Sesekali memainkan sarung. 

Ayub Badri dalam akun FB nya menulis seperti ini : 
50 Tahun Teater Imago, "Upah Upah"

Halaman
Reporter: Ayubbadrin
Editor: Ayubbadrin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar