Geruduk Kantor DPRD dan Bupati, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Minta Bupati Labusel Mundur

Kamis, 9 Juni 2022 18:10 WIB

Share
Geruduk Kantor DPRD dan Bupati, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Minta Bupati Labusel Mundur

LABUSEL, SUMUT.POSKOTA.CO.ID

Seratusan pengunjukrasa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bersatu, geruduk Kantor DPRD dan Kantor Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), di Desa Sosopan, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labusel, Sumatera Utara (Sumut), kemarin.

Koordinator Aksi, Andi Syahputra, dalam orasinya menyampaikan, DPRD Labusel dianggap tidak mampu menerima aspirasi masyarakat. "DPRD Labusel mandul," ungkapnya.

Usai menyampaikan aspirasinya di depan kantor DPRD, para pengunjukrasa menuju kantor bupati, memblokade jalan lintas. Mereka minta agar Bupati Labusel segera mencopot Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Labusel, karena dianggap tidak profesional. Juga meminta agar Kepala Dinas PUPR Labusel ditangkap atas dugaan jual beli proyek. 

"Meminta kepala dinas agar menjelaskan  terkait adanya galian C yang diduga ilegal. Meminta Bupati Labusel mempertanggung jawabkan dugaan pelanggaran administrasi dalam pelantikan  dan pencopotan jabatan di lingkungan  Pemkab Labusel. Sekaligus meminta Bupati Labusel mundur dari jabatannya. Meminta KPK, Kejaksaan dan Polri untuk memeriksa adanya dugaan-dugaan yang di sampaikan tersebut," paparnya.

Melalui Andi, para pendemo juga meminta agar Bupati atau Sekda, setidaknya Kepala BKD Labusel datang menemui mereka. "Dan pasti kalau terus seperti ini kinerja Bupati Labusel, Kabupaten Labusel tidak akan maju," tandasnya.* (Khairuddin)

 

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar