Gegera Bertengkar dengan Pacar Lewat HP, Fazar Nekat Gantung Diri

Senin, 20 Juni 2022 09:05 WIB

Share
Gegera Bertengkar dengan Pacar Lewat HP, Fazar Nekat Gantung Diri
Gegera Bertengkar dengan Pacar Lewat HP, Fazar Nekat Gantung Diri
Gegera Bertengkar dengan Pacar Lewat HP, Fazar Nekat Gantung Diri
Tim INAFIS Polres Tebingtinggi lakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad korban (sumut.poskota.co.id/Erwan)

Mendengar nasehat saksi Sudis, korbanpun mengangguk. “IYA,” jawab korban malam itu singkat.

Setelah kedua saksi menasehati korban, kemudian kembali pulang ke rumahnya. Sedangkan korban kembali masuk ke rumah.

Tapi setelah korban masuk ke kamar rumahnya, dia kembali mengamuk tidak jelas, sambil mengeluarkan kata-kata kotor untuk yang terakhir kalinya.

Dan tidak lama berselang, suara korban Fajar yang tadinya mengamuk tidak jelas sudah tidak terdengar lagi sekitar lebih dari 10 menit.

Malah, terdengar jeritan suara keras tiba-tiba dari ibu kandungnya, Sri Hayati (48), saat tidak sengaja melihat kondisi anak lajangnya sudah tergantung di atas plafon di dalam kamar korban.

Mendengar suara jeritan ibu korban, ayah korban langsung masuk ke kamar dan melihat korban sudah tergantung dengan menggunakan tali tambang.

Akan kejadian tersebut, warga setempat pun langsung menghubungi pihak Polsek Sipispis, dilanjutkan ke Mapolres Tebingtinggi.

Tak lama berselang, piket SPKT Mapolres Tebingtinggi beserta Piket Fungsi, Kapolsek Sipispis dan tim Inafis Sat Reskrim Mapolres Tebingtinggi, tiba ke lokasi guna melakukan evakuasi jasad korban yang masih tergantung.

Kasi Humas, AKP Agus Arianto, dalam keterangan pers releasenya, Senin 20 Juni 2022, membenarkan adanya kejadian tersebut sembari menjelaskan, kalau korban pada Sabtu malam sudah dievakuasi dengan cara menurunkan korban dari gantungan. Lalu membawa korban ke RS Bhayangkara Tebingtinggi guna dilakukan Visum et Revertum (VER). Sedangkan untuk autopsi pihak keluarga tidak bersedia. Dan mengatakan sudah menerima dengan ikhlas akan kematian anak mereka.

“Dari keterangan saksi bahwa korban tidak ada memiliki riwayat penyakit yang diderita,” jelas Kasi Humas.* (Erwan)

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar