Heboh! Kakek Pedagang Sayur Tewas Telungkup di Bawah Meja

Senin, 20 Juni 2022 14:53 WIB

Share
Heboh! Kakek Pedagang Sayur Tewas Telungkup di Bawah Meja
Jasad korban dievakuasi petugas inafis Polres Tebingtinggi (sumut.poskota.co.id/Erwan)

TEBINGTINGGI, SUMUT.POSKOTA.CO.ID

Warga Jalan Gabus, Kelurahan Badak Bejuang, Kecamatan Tebingtinggi Kota, Senin 20 Juni 2022 pukul 10:30 WIB, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat seorang pria berusia 74 tahun. Si kakek, Albert Humala Panjaitan, ditemukan tewas di bawah meja dalam rumah dengan posisi telungkup.

Menurut Lurah Badak Bejuang, Muhammad Hatta, korban Albert Humala Panjaitan meninggal dunia di rumah yang ditempatinya dengan posisi telungkup di bawah meja.

Hatta menambahkan, kejadian ini diketahui pagi, saat salah seorang tetangga korban curiga melihat pintu rumah korban masih tertutup rapat. Padahal, katanya, korban sendiri diketahui sehari-harinya bekerja sebagai pedagang sayur di salah satu pasar tradisional. Merasa curiga, tetangga korban langsung melaporkan ke pihak kepala lingkungan dan diteruskan kepada pihak Kelurahan Badak Bejuang.

Untuk menindaklanjuti laporan warga, pihak dari kelurahan langsung menghubungi Bahbinkantikmas Polres Tebingtinggi dan Babinsa Koramil 13 Tebingtinggi, untuk mendatangi rumah korban. Sesampainya di rumah korban petugas melihat pintu rumah korban dalam keadaan terkunci dari dalam. Untuk memastikan keberadaan korban di dalam rumah, petugas mendobrak pintu rumah korban. Setelah terbuka petugas langsung masuk, mengecek isi dalam rumah. Di ruang tamu, petugas terkejut melihat korban sudah tidak bernyawa dalam posisi telungkup. Selanjutnya pihak kelurahan langsung menghubungi Polres dan Polsek Rambutan Kota Tebingtinggi, guna melakukan olah TKP. Dan mayat pun langsung dibawa petugas ke RS Kumpulan Pane, guna dilakukan visum. 

"Diduga korban meninggal karena sakit bawaan yang dideritanya selama ini," tutupnya.

Mendapat laporan dari masyarakat, polisi dari Polres Tebingtinggi bersama Polsek Rambutan dan inafis, bergegas menuju ke lokasi tempat korban ditemukan. Selain melakukan olah TKP juga meminta keterangan beberapa saksi yang ada di lokasi kejadian.

Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (KSPKT) Polres Tebingtinggi, Ipda Santoso, tak membantah perihal peristiwa tersebut. 

Menurutnya, di lokasi kejadian tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. "Dan jasad korban sudah kita bawa ke RS Kumpulan Pane, untuk memastikan penyebab kematian korban. Kita masih menunggu hasil dari rumah sakit. Dan kasusnya sudah ditangani pihak kepolisian Polsek Rambutan," ucap Ipda Santoso.* (Erwan)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar