Terkait Dugaan Mark-Up APBD BOS Hibah TA 2020, Kadisdik Paluta Diminta Transparan

Selasa, 21 Juni 2022 12:06 WIB

Share
Terkait Dugaan Mark-Up APBD BOS Hibah TA 2020, Kadisdik Paluta Diminta Transparan

Lalu, katanya, anggaran modal belanja dari BOS Afirmasi Rp.60.000.000 dan anggaran modal belanja dari saldo awal Rp50.000.276 dengan jumlah modal belanja Rp111.000.276.

Jumlah pengeluaran untuk belanja modal Rp123.357.276 dan jumlah anggaran untuk belanja modal Rp111.000.276. Jadi jumlah kekurangan modal Rp12.000.357.181.

Adapun jumlah modal dari anggaran APBD BOS hibah dikurang dari sisa modal Rp12.357.181. Jumlah dana APBD hibah yang dimark-up Rp110.558.871. Selanjutnya dikurang dari saldo akhir di rekening Rp65.144. 

Jadi dugaan total mark up APBD BOS hibah Rp110.493.667.

"Kedua, SD 100260 Simataniari, modal penerimaan dana bos Rp120.380.000, modal penerimaan dana BOS Afirmasi Rp60.000.000, modal penerimaan saldo awal Rp78.069.168, dengan jumlah penerimaan Rp258.449.168," imbuhnya.

Kemudian, anggaran modal belanja dari BOS Afirmasi Rp60.000.000 dan anggaran modal belanja dari saldo awal Rp78.069.168, dengan jumlah modal belanja Rp138.069.168.

Jumlah pengeluaran untuk belanja modal Rp138.069.000 dan jumlah anggaran untuk belanja modal Rp114.230.027. Jadi jumlah kelebihan modal Rp23.838.973.

Adapun jumlah modal dari APBD BOS hibah dikurang dari sisa modal Rp114.689.527 ditambah dari sisa modal Rp23.838.937, jumlah dana APBD hibah yang dimark up Rp138.528.500. Selanjutnya dikurang dari saldo akhir di rekening Rp42.199.141. Jadi dugaan total mark up APBD BOS hibah Rp96.329.359.

Berdasarkan point 1 dan poin 2, diduga kerugian negara sebesar Rp206.823.026. Lalu, bagaimana dengan 104 SATDIK SD dan SMP, berapa kerugian negaranya? 

"Kami Tim Investigasi DPD LSM Lambar RI Paluta meminta Kepala Dinas Pendidikan Paluta agar transparan dan terbuka dalam penggunaan dan pengelolaan keuangan negara," harap Budi.* (Haryan)

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar