2 Pekan Buron, Pelaku Cabul Anak Tiri di Tebingtinggi Ditangkap di Sukabumi

Rabu, 22 Juni 2022 13:53 WIB

Share
2 Pekan Buron, Pelaku Cabul Anak Tiri di Tebingtinggi Ditangkap di Sukabumi
Kapolres Tebingtinggi AKBP Mhd Kunto Wibisono Sik memaparkan pelaku cabul anak tiri (sumut.poskota.co.id/Erwan)

TEBINGTINGGI, SUMUT.POSKOTA.CO.ID

Sejak dua pekan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), pelaku cabul berinisial EAP (53) terhadap anak tirinya, Sabtu 18 Juni 2022, ditangkap personel Satreskrim Polres Tebingtinggi, di Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.

Pelaku mulai melakukan aksi bejatnya sejak tahun 2014. Dimana korban pada saat itu mau berusia 14 tahun dan masih duduk di bangku sekolah. Hingga berlangsung sekitar 7 tahun.

Terbongkarnya perbuatan bejat ayah tiri ini, setelah korban melaporkan kepada keluarganya, kalau dirinya dicabuli ayah tirinya. Mendengar laporan korban, pihak keluarga tidak terima dan langsung mendatangi Mapolres Tebingtinggi, untuk membuat laporan, awal Januari 2022 lalu.

Mengetahui dirinya di laporkan ke polisi, pelaku langsung kabur keluar kota. Mulai dari Payakumbu Sumatera Barat, Bekasi dan akhirnya pelaku berhasil di tangkap di salah satu kota, di Kecamatan Cidahu, Sukabumi.

Dalam pres relisnya, Kapolres Tebingtinggi AKBP Mhd Kunto Wibisono Sik, didampingi Kasat Reskrim AKP Junisar Rudianto Silalahi dan Kasi Humas AKP Agus Arianto, kepada wartawan membenarkan perihal penangkapan tersebut. Setelah diinterogasi petugas, pelaku mengakui perbuatannya. 

Kejadiannya bermula saat pelaku melihat korban keluar dari kamar tidur menuju dapur. Dan di dapur pelaku langsung melampiaskan hasratnya terhadap anak tirinya.

"Hingga berulang ulang sampai 7 tahun. Dimana korban diketahui masih berumur 14 tahun," kata Kapolres.

Sementara, dari keterangan pelaku EAP kepada wartawan, dirinya mengakui segala perbuatannya. Dia mencabuli anak tirinya mulai tahun 2014 sampai tahun 2021 lalu. Modusnya, saat ibu korban sedang tertidur. Ia masuk ke kamar korban dan menyetubuhi korban hingga berulang. 

Sebagai barang bukti, petugas mengamankan sepotong baju dan celana panjang milik korban.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar