Geger, Dua Pengembala Lembu Temukan Jasad Siswi SMP Diduga Korban Pemerkosaan dan Pembunuhan

Rabu, 22 Juni 2022 21:42 WIB

Share
Geger, Dua Pengembala Lembu Temukan Jasad Siswi SMP Diduga Korban Pemerkosaan dan Pembunuhan
Personel Polsek Pangkalan Berandan saat melakukan Olah TKP

LANGKAT,SUMUT,POSKOTA.CO.ID - Diduga menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan, jasad seorang siswi SMP berinisial sebut saja mawar dengan kondisi mengenaskan ditemukan oleh dua orang pengembala lembu di Komplek Sanggar Pramuka milik PT.Pertamina Pangkalan Berandan, Desa Puraka II, Kecamatan Sei Lepan, Selasa 21 Juni 2022.

Dua pengembala tersebut Ruslan (40) dan Jefri (35) warga Jalan Pitura Lingkungan Paya Gelugur Gang Pelita Kelurahan Alur Dua, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat. 

Siswi yang menjadi diduga korban pemerkosaan dan pembunuhan berusia sekira 14 tahun. Pihak keluarga mengetahuinya setelah melihat ciri-ciri yang ada di tubuh korban saat ditemukan dengan menggunakan cicin karet warna hitam atas nama ibunya serta memakai rok dan sepatu sekolah warna hitam. Sedangkan bagian atas tanpa mengenakan sehelai benang.

Pada bagian kepala korban, ditemukan luka dan disamping jasadnya ada pecahan batu sebanyak 5 buah.

Berdasarkan Informasi diperoleh, korban masih duduk di bangku kelas VIII. Dimana pada Rabu 15 Juni 2022 pagi sekira pukul 07.00 WIB, masih berangkat sekolah untuk mengikuti ujian.

Namun, tunggu punya tunggu tidak mendapatkan anaknya pulang ke rumah. Sehingga, pihak keluarga melaporkan anak hilang dan menyebarkan informasinya ke media sosial. 

Setelah menyebarkan dengan ciri-ciri yang ada, akhirnya korban ditemukan tidak bernyawa lagi oleh dua orang pengembala lembuh yang kebetulan melintas dan mencium aroma tak sedap dengan kondisi yang memprihatinkan, Selasa 21 Juni 2022, sekira pukul 18.30 WIB.

Atas kejadian itu, seorang pengembala Jefri menghubungi kepala lingkungan setempat dan ditindaklanjuti ke Polsek Pangkalanbrandan.

Selanjutnya pukul 19.30 WIB, Kapolsek Pangkalanbrandan AKP Bram Candra. SH. MH bersama anggota datang ke lokasi dan melakukan olah TKP serta membawa mayat korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan Visum et repertum.

Dari hasil Visum et repertum, diduga korban mengalami tindak pidana pemerkosaan dan pembunuhan. Kasus ini sudah ditangani Polsek Pangkalanbrandan guna dilakukan penyelidikan.

Halaman
1 2
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar