KPU Sumut: Setiap Bulan Data Pemilih Berkelanjutan Menurun, Ini Penyebabnya

Kamis, 23 Juni 2022 08:39 WIB

Share
KPU Sumut: Setiap Bulan Data Pemilih Berkelanjutan Menurun, Ini Penyebabnya

"Dari data bulan Mei yang kita lakukan, jumlah DPB sebanyak 9.826.242, sementara di bulan April, didapat sebanyak 9.830.335. Artinya mengalami tren penurunan sebanyak 4.093 DPB," ungkapnya.

Data tersebut diterima KPU provinsi dari setiap KPU daerah yang bekerjasama dengan Dukcapil setempat.

"Jadi setiap bulan di update terus, misalnya kan setiap bulan, ada berapa orang yang meninggal, ada berapa orang yang pindah antar kabupaten yang lain, nah ini lah yang membuat sehingga terjadi penurunan," tegasnya.

Selanjutnya, sesuai jadwal tahapan pemilu 2024, pihak KPU akan melakukan pencocokan data untuk pemutakhiran data pemilih melalui Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) secara langsung ke rumah penduduk pada tanggal 14 Oktober 2022 hingga 21 Juni 2023.

"Nah itu nanti akan berproses, untuk sebagai Daftar Pemilih Sementara sampai nanti jadi daftar pemilih tetap," ungkapnya.

Adapun kendala yang nantinya akan dialami oleh petugas PPDP dalam mendata para pemilih yakni, sulitnya menjumpai masyarakat ketika dijumpai pada saat dilakukan pendataan.

"Kalau kendala pemutakhiran data pemilih, ini lah yang memiliki banyak kendala. Karena ketika petugas mendatangi ke rumah-rumah penduduk, tapi yang bersangkutan mungkin pergi ke ladang, pergi ke bekerja di kantor," ungkapnya.

Selain itu, dirinya mengaku petugas kesulitan dalam mendata pemilih yang saat ini mendekam di penjara.

"Kadang, identitas dari warga binaan itu, tidak menggunakan identitas sesuai KTP nya. Misalnya, dia menggunakan nama sehari-harinya, ketika dilakukan pengecekan di data, ternyata tidak ada. Itu yang menjadi kendala," terangnya.

Melansir Tribun Medan, Kamis 23 Juni 2022, dia pun berharap, kepada masyarakat untuk memasukkan namanya kedalam daftar pemilih sementara, sehingga ketika dilaksanakan pemilu nanti, dapar terdaftar.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar