Tambang Illegal di Lahan PTPN 2 STM Hilir Akan Ditindaklanjuti Kapolres Deliserdang

Sabtu, 25 Juni 2022 16:31 WIB

Share
Tambang Illegal di Lahan PTPN 2 STM Hilir Akan Ditindaklanjuti Kapolres Deliserdang

DELISERDANG, SUMUT.POSKOTA.CO.ID

Terkait aktivitas tambang illegal di lahan PTPN 2 kebun Limau Mungkur, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang, yang sudah menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan,akan ditindaklanjuti Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji SIK MH.

Irsan menjelaskan, pihaknya akan segera menurunkan Unit Reskrim dan Polsek setempat ke lokasi untuk menindaklanjutinya. 

"Trims infonya, Reskrim dan Polsek akan cek tindaklanjuti," ujarnya singkat.

Sebelumnya, sebagaimana dilansir dari Metro Online, Sabtu 25 Juni 2022, beberapa oknum pengusaha tidak bertanggungjawab, melakukan penambangan illegal di areal lahan PTPN 2 Kebun Limau Mungkur, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang.

Mirisnya, walapun aktivitas penambangan tersebut sudah berlangsung cukup lama tetap saja berjalan lancar dan aman tanpa pernah ada penindakan dari aparat Kepolisian, khususnya Polsek Talun kenas Polresta Deliserdang dan Polda Sumut.

Padahal akibat penambangan itu dengan sendirinya menyebabkan kerusakan terhadap lingkungan. Dan hal itu sudah jelas- jelas melanggar aturan sesuai dengan undang- undang nomor 32 tahun 2009 tentang lingkungan hidup.

Mengacu pada undang - undang tersebut diatas maka para pelaku diancam dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun dan denda paling banyak Rp 500 juta.

Terkait aktivitas penambangan berupa tanah tersebut, Kapolsek Talun kenas AKP. Hendra NS Tambunan saat pernah dikonfirmasi mengatakan, akan segera melakukan penyelidikan. Namun faktanya di lapangan, terlihat puluhan truk pengangkut material berupa tanah merah hasil penggalian keluar masuk, dari lokasi penambangan di lahan PTPN 2 Kebun Limau Mungkur STM Hilir.

Selain itu, terkait penambangan tersebut, sudah pernah mendapat kritikan dari Wahana Lingkungan Alam Nusantara (Walantara) Deliserdang. Walantara menyebutkan kalau penambangan tersebut dapat merusak kelestarian lingkungan. Khususnya perubahan bentang alam karena tekhnik penggalian yang dilakukan oleh oknum pengusaha tidak teratur alias asal jadi. Sehingga menyebabkan bukit menjadi daratan, menyebabkan kubangan serta memutus aliran pembuangan air parit. Sehingga menjadi kering.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar