Hasan Basri dan Farid Wajdi Narasumber Up Grading dan Rapat Kerja PB-PASU 2022-2027

Minggu, 26 Juni 2022 09:54 WIB

Share
Hasan Basri dan Farid Wajdi Narasumber Up Grading dan Rapat Kerja PB-PASU 2022-2027

MEDAN, SUMUT.POSKOTA.CO.ID

Up Grading dan Rapat Kerja PB-PASU Periode 2022-2027 berjalan sukses. Kegiatan tersebut dilaksanakan Sabtu 25 Juni 2022, di Gedung Balai Penyuluhan dan Perikanan (BPPP) Medan, Jalan Chaidir, Kelurahan Kampung Nelayan, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan.

Adapun peserta kegiatan tersebut seluruh anggota dan keluarga besar PB-PASU. Mulai dari Dewan Penyantun, Pembina, Pengawas, Pengurus dan anggota PASU. Kegiatan Up Grading Rapat Kerja tersebut mengangkat thema "Menguatkan Eksistensi Advokat Menuju Advokat Yang Bermartabat".

Hadir sejumlah tokoh sentral PB-PASU, di antaranya, Dr H Hasan Basri MM Ketua Dewan Penyantun, Assoc Prof Dr Farid Wajdi SH MHum Ketua Pembina, H Muhammad Zein SH MSi dan Vivian Arnie SH selaku Dewan Pengawas dan anggota lainnya.

Eka Putra Zakran, SH MH (Epza) Ketua Umum PB-PASU menekankan, Up Grading dan Rapat Kerja sangat penting dilakukan guna mengupgrad kembali tugas, fungsi dan peran masing-masing jabatan pengurus pasca dilantik 29 Maret 2022 lalu. Disamping itu, Rapat Kerja bertujuan menyusun dan mengesahkan program kerja PB-PASU sebagai blue print agar dapat dilaksanakan dalam masa periodesasi kepempinan lima tahun kedepan, lebih terencana dan terata dengan baik.

"Organisasi yang kuat dan besar adalah organisasi yang terencana, tertata dan tersususn rapi, dalam penyelenggaraan administrasi dan program secara komprehensif, simultan dan continiu (berkesinambungan) dalam penyelenggaan program. Aktif dalam penyelenggaraan program yang telah ditetapkan, tidak mati suri," paparnya.

Artinya, kata dia, sebuah organisasi setelah dideklarasikan dan pengurusnya dilantik tidak boleh berhenti. Justru harus bergerak, berjuang dan berbuat nyata mengambil peranan di tengah masyarakat.

"Perlu saya tekankan visi misi PASU adalah menguatkan eksitensi para advokat, menjadi penegak keadilan serta mewujudkan tegaknya hukum di tengah masyarakat. Dengan cara berjuang dan bergerak melakukan pengabdian dan pembelaan hukum secara sungguh-sungguh. Memegang teguh prinsip amanah dan profesional," ungkapnya.

Jadi, menurutnya, tugas PASU ini sangat mulia. Sifat gerakannya adalah pilantropi atau sosial. Membantu masyarakat yang membutuhkan advis hukum secara cuma-cuma. Sebab itu merupakan amanah UU RI No 18 tahun 2003 tentang advokat Pasal 22 ayat (1), yang pada pokoknya menekankan advokat memiliki tanggung jawab dalam memberikan advis hukum secara cuma-cuma kepada masyarakat kurang mampu. 

"Hal itu jelas melekat pada diri setiap advokat. Nah, disitulah peran atau andil besar PASU sesungguhnya," beber Epza.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar