Gegara Tanah Warisan, Maruli Sinaga Dianiaya Keluarga Sendiri

Rabu, 3 Agustus 2022 15:01 WIB

Share
Gegara Tanah Warisan, Maruli Sinaga Dianiaya Keluarga Sendiri
Korban penganiayaan di lokasi kejadian (sumut.poskota.co.id/Erwan)

TEBINGTINGGI, SUMUT.POSKOTA.CO.ID

Tua Maruli Sinaga (57) warga Dusun Pekan Juhar Satu, Desa Juhar, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Selasa 2 Agustus 2022 pukul 21.00 WIB, menjadi korban penganiayaan sekelompok orang, diduga dari keluarga korban sendiri. Peristiwa diduga dipicu gegara tanah warisan. 

"Menurut informasi yang kita dapat dari beberapa warga di lokasi kejadian, perkara dimana antara korban dan terduga pelaku masih ada hubungan keluarga,namun dalam beberapa tahun belakangan ini,pihak korban dan pihak pelaku di duga ada permasalah di antara keluarga, dugaan di picu terkait masalah tanah warisan peninggalan orang tua, jadi kuat dugaan inilah awal mulanya motif permasalahan mereka," ungkap sejumlah warga.

Monang Sinaga (40) menjelaskan, dirinya mengetahui adanya pengeroyokan terhadap korban berawal info dari Riama Situmorang. Info tersebut, katanya, perihal keributan. 

"Seketika saya langsung berlari ke TKP dan melihat ada keributan. Saya melerai korban dan pelaku. Namun malah saya juga ikut korban pemukulan. Dan saya tetap berusaha melindungi korban yang kondisinya pada saat itu sudah tergeletak. Tak lama kemudian warga datang dan korbanpun diangkat warga ke rumah," paparnya.

Lebih lanjut Monang menambahkan, dengan kejadian tersebut dirinya juga merasa sakit di bagian dada. 

"Dan saya sudah divisum. Juga membuat laporan ke Polres Tebing Tinggi dengan Nomor: STTPL /B/641/VII/2022/SPKT/POLRES TEBING TINGGI/POLDA SUMATERA UTARA Tanggal 03 Agustus 2022," urai Monang.

Akibat kejadian tersebut, korban utama atas nama Tua Maruli Sinaga, mengalami luka robek di atas pelipis mata, mata tampak biram, kening sebelah kiri dan kanan bengkak dan tampak memar. Selain itu, pipi sebelah kiri juga memar dan korban saat ini sudah berada di rumah korban.* (Erwan)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar