Cetak Kepsek Kompeten, Dinas Pendidikan Medan Gelar Assessment

Jumat, 12 Agustus 2022 07:55 WIB

Share
Cetak Kepsek Kompeten, Dinas Pendidikan Medan Gelar Assessment

MEDAN, SUMUT.POSKOTA.CO.ID

Dinas Pendidikan Kota Medan menggelar assessment bagi calon kepala sekolah tingkat SD dan SMP se Kota Medan, di Gedung Pusat Sistem Informasi USU, Kamis 11 Agustus.

Assessment untuk mencetak kepala sekolah yang berkompeten tersebut, berlangsung selama satu hari, diikuti 169 peserta. 

Dalam kesempatan itu, Walikota Medan Bobby Nasution diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan, Renward Parapat, didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Medan Kiky Zulfikar. Dari hasil pantauan terlihat pelaksanaan assessment ini berjalan tertib dan lancar.

Usai melakukan peninjauan, Renward mengatakan, pelaksanaan assessment untuk calon kepala sekolah ini merupakan yang pertama sekali diadakan. Diharapkan dengan adanya sistem penjaringan kepala sekolah ini, kedepan akan dihasilkan kepala sekolah berkompeten dan memiliki kualitas lebih unggul. 

"Jadi kita melaksanakan assessment ini betul-betul untuk menjaring calon kepala sekolah yang memiliki kompetensi," kata Renward.

Dikatakan Renward, berdasarkan System Management Kepegawaian yang berlaku saat ini, assessment merupakan hal wajib yang harus dilaksanakan secara rutin. Hal ini juga sesuai dengan visi misi Walikota Medan Bobby Nasution yang ingin meningkatkan mutu pendidikan di Kota Medan.

"Sehingga kalaupun ada penjaringan seperti ini mereka harus siap, bagi peserta yang memang memiliki kompeten pasti akan diangkat menjadi kepala sekolah. Inilah kebijakan yang diambil Bapak Walikota dalam mengangkat calon kepala sekolah, agar nantinya mutu pendidikan di Kota Medan semakin baik," ujar Renward.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Medan, Laksamana Putra Siregar, diwakili Sekretaris Dinas Kiky Zulfikar, menerangkan, assessment bagi para calon kepala sekolah ini untuk mendapatkan kepala sekolah terbaik dan berdedikasi tinggi serta kreatif, dalam membangun pribadi anak-anak didik.

"Ujian ini baru pertama kali kita adakan. Jadi untuk menjadi kepala sekolah itu harus ada asssessment yang harus dilewati. Sehingga nantinya dapat mengisi kekosongan jataban kepala sekolah. Baik di tingkat SD maupun SMP," jelas Kiky Zulfikar.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar