Gegara Truk Kontainer Terguling, Jalinsum Tebingtinggi - Batubara Macet Sepanjang 5 Km

Jumat, 12 Agustus 2022 10:32 WIB

Share
Gegara Truk Kontainer Terguling, Jalinsum Tebingtinggi - Batubara Macet Sepanjang 5 Km
Kasat Lantas Polres Tebingtinggi saat meninjau lokasi sekaligus melakukan evakuasi bangkai truk (sumut.poskota.co.id/Erwan) 

TEBINGTINGGI, SUMUT.POSKOTA.CO.ID

Truk kontainer pengangkut peti kemas dengan plat nomor BL 9554 AO, terguling di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Tebingtinggi - Batubara, Kamis 11 Agustus 2022 pukul 16.00 WIB. Truk yang terguling di Desa Payapasir, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) tersebut, memicu kemacetan panjang lebih kurang 5 Km. Jalur lalu lintas (Lalin) kembali normal setelah bangkai truk dievakuasi. 

Menurut Kasat Lantas Polres Tebingtinggi, AKP Dhoraria Simanjuntak, kemacetan terjadi karena sebuah truk pengangkut peti kemas dari arah Kabupaten Batubara menuju Kota Medan terguling di Jalinsum Tebingtinggi - Batubara. Tepatnya di Desa Payapasir, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

"Truk tersebut terguling sekitar pukul 16.00 WIB. Namun saat itu kondisi belum macet karena truk pengangkut peti kemas tersebut terguling ke pinggir jalan sebelah kiri. Kemacetan mulai terjadi sejak pukul 17.30 WIB saat mobil derek akan membetulkan posisi mobil peti kemas yang terguling tersebut," kata AKP Dhoraria Simanjuntak.

Lebih lanjut dikatakan Dhora, kemacetan tersebut kembali normal kurang lebih setelah 2 jam, berkat bantuan dari mobil crane dan seluruh personil Sat Lantas Polres Tebingtinggi.

"Saya akui tadi kemacetannya mencapai lebih kurang 5 Kilometer. Namun berkat kerjasama yang baik antara sopir mobil crane dan personil Sat Lantas Polres Tebingtinggi, kemacetan dapat terurai dengan cepat. Dan saya informasikan saat ini pukul 20.00 WIB, arus lalu lintas dari arah Batubara menuju Tebingtinggi maupun sebaliknya sudah lancar," kata AKP Dhoraria Simanjuntak.

Dia juga mengimbau kepada pengendara roda 2, 4, 6 dan seterusnya, agar berkendara tanpa membahayakan orang lain. "Patuhi rambu-rambu lalulintas dan jangan melampaui batas kecepatan walaupun kondisi arus jalan sedang sepi. Ingat keluarga menunggu kehadiran kita di rumah," tandasnya.* (Erwan)

 

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar