Terjerat Judi Online Kamboja, Ratusan Orang di Bandara Kualanamu Ditangkap Polisi
Sabtu, 13 Agustus 2022 09:42 WIB
Share

DELISERDANG, SUMUT.POSKOTA.CO.ID

Sedikitnya 211 penumpang pesawat Carter dengan nomor penerbangan JT 6005 terjadwal berangkat pukul 18.10 WIB, Jumat 12 Agustus 2022 sore, gagal diberangkatkan dari Bandara Internasional Kualanamu tujuan Kamboja.

Ratusan orang ini diamankan pihak Polda Sumut dan Polresta Deliserdang bersama BP3MI serta Dinas Tenaga Kerja Propinsi Sumatera Utara. Para pekerja migran yang akan berangkat ke Kamboja ini diduga akan bekerja sebagai operator judi online.

Melansir Metro Online, Sabtu 13 Agustus 2022, Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Irsan Sinuhaji, didampingi Kepala Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Siti Rolijah dan Kadis Tenagakerja Pemprovsu Baharuddin Siagian, tak membantah perihal 211 orang PMI Nonprosedural yang diamankan di Bandara Kualanamu.

"Jumlahnya sekitar 211 orang yang rencana diberangkatkan ke Kamboja dan saat ini akan kita bawa ke Polda Sumut untuk dimintai keterangan," ungkap Irsan.

Kombes Irsan menambahkan, dari data yang didapat, para penumpang pesawat yang diamankan petugas ini berasal dari berbagai provinsi. Di antaranya, Aceh, Kalimantanbarat, Jambi, Jakarta, Jawa Timur dan ada dari Medan.

Ditanya soal dugaan mereka digagalkan keberangkatannya, karena diduga akan dipekerjakan menjadi operator judi online di Kamboja, Kombes Irsan mengaku masih sedang didalami.

Sementara itu, Siti Rolijah mengaku, 211 orang ini diduga hendak dipekerjakan secara ilegal di Kamboja.

"Diduga mereka hendak dipekerjakan sebagai pekerja judi online.Para warga ini rencananya akan terbang dari Kualanamu menggunakan pesawat Carter Lion Air sore tadi," ucap Siti.

Terpisah, Baharuddin Siagian mengatakan, pihaknya dalam hal ini masih menunggu proses dari Polisi. Nanti setelah di BAP mereka baru para calon pekerja yang akan dikirim keluar negeri ini, akan diperiksa dari sisi ketenagakerjaannya.

Halaman
1 2