Padam Listrik Hampir 12 Jam Di Tebing Tinggi Masyarakat Minta PLN Jangan Tidur Saja

Kamis, 18 Agustus 2022 15:15 WIB

Share
Padam Listrik Hampir 12 Jam Di Tebing Tinggi Masyarakat Minta PLN Jangan Tidur Saja
Kantor PLN Tebingtinggi

TEBINGTINGGI.SUMUT.POSKOTA.CO.ID

 Masyarakat Kota Tebingtinggi sangat kecewa terhadap kinerja PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kota Tebingtinggi, dikarenakan telah terjadi pemadaman listrik hingga 12 jam, yang mana salah seorang masyarakat warga Jalan Prof HM Yamin, KelurahanTanjung Marulak Hilir, Kecamatan Rambutan kota Tebingtinggi, minta kepala PLN Tebingtinggi jangan tidur saja, Kamis 18 Agustus 20221.

Kepada Wartawan, menurut salah seorang warga Riduan Manurung (38) atau yang kerap disapa Duan ini mengatakan bahwa pemadaman listrik mulai terjadi Kamis 18 Agustus 2022, sekitar pukul 03:00, dan hingga saat ini pukul 14:30 arus listrik masih padam.

" Bingung aku liat PLN ini bang, tak hidup-hidup listrik dibuatnya, entah apa kerjanya, uda hampir 12 jam lo bang, jadi kami tidak bisa ngapa-ngapain mau masak, mandi, nonton tv , nyetrika dan lain -lainnya kita betul-betul lumpuh aktivitas di buat mereka bang", kata Duan.

Lanjutnya, Duan mengatakan, kalau warga terlambat membayar tagihan listrik,petugasnya memaksa kita untuk segera di bayar,atau kalau kita terlambat membayar tagihan listrik, meteran listrik kita langsung di copot oleg petugas lapangan tanpa banyak tanyak, pihak (PLN) menetapkan tanggal pembayaran harus pas tanggal 20 tidak boleh lewat, maka wajar jika kami menuntut jika ada pemadaman listrik,jangan orang pihak PLN mau menang sendiri,orang itu bisa bermohon minta maaf atas pemadaman liy,tapi kalau warga meminta mohon untuk masalah pembayaran pihak PLN tidak bisa memberikan toleransi kepada konsumen.

" Jangan kalau lewat tanggalnya kalian ancam mau cabut meteran, tapi kalo mati lampu hingga berjam-jam kek gini kelen stel gila, kami demo nanti kelen bingung kelen", tegas Duan.

Dan terkait pemadaman listrik hingga berjam-jam ini, dirinya berharap DPRD Kota Tebingtinggi menyurati PLN ULP Tebingtinggi, dan meminta pertanggung jawaban serta penjelasan terkait apa yang terjadi.

" Pak Dewan, kami selaku masyarakat bermohon tolong lah surati PLN ULP Tebingtinggi, terkait padamnya listrik hingga 11 jam ini, minta pertanggungjawaban mereka, jangan mereka (PLN) Tebingtinggi stel gila pas listrik padam kek gini, karena PLN ini pun uda kelewatan, lambat dikit bayar diancamnya mau dicabut meteran warga", tegas Duan.

Sementara itu, Manager PLN ULP Kota Tebingtinggi, Lamris Rajagukguk saat dikonfirmasi terkait pemadaman listik yang terjadi, dirinya hanya mengatakan saat ini sedang dalam proses pemulihan.

" Saat ini kami sedang melakukan pemulihan harap bersabar", ujar Manager PLN ULP Kota Tebingtinggi dengan singkat.

Halaman
Reporter: Admin Sumut
Editor: Lilik Riadi
Contributor: Erwan
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar