Geger, Warga Aek Bilah Tapsel Temukan Kerangka Manusia

Jumat, 19 Agustus 2022 00:06 WIB

Share
Geger, Warga Aek Bilah Tapsel Temukan Kerangka Manusia
Warga di Dusun Lobutayas Sitala, Desa Lobutayas, Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, digegerkan dengan penemuan kerangka manusia.

TAPASEL,SUMUT.POSKOTA.CO.ID -

Warga di Dusun Lobutayas Sitala, Desa Lobutayas, Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, digegerkan dengan penemuan kerangka manusia.

Diduga, kerangka tersebut adalah tubuh SR (64) warga Dusun Lobutayas Sitala, Desa Lobutayas, sebab, beliau sudah 1 minggu tidak pulang ke rumah.

Penemuan kerangka tubuh manusia itu berawal pada Rabu 17 Agustus 2022, sekira pukul 13.00 WIB. Dimana, adik kandung korban bernama Saruddin Ritonga (60), warga Desa Silangkitang, Kecamatan Aek Bilah, berencana menemui korban yang sudah 1 minggu tidak pulang.

Namun, ditengah perjalanan, Saruddin melihat kerangka manusia dengan kondisi tulang kepala dan kaki terpisah di jalan menuju Dusun Lobutayas Sitala. Saat itu, Saruddin yakin bahwa tulang kerangka yang ditemukannya itu adalah abangnya, sebab, di lokasi tersebut ditemukan tas milik saudaranya itu.

Karena dia takut, lalu Saruddin langsung menuju Desa Lobutayas dan memberitahu penemuan kerangka manusia. Sayangnya, warga di desa itu tidak ada yang berani datang ke lokasi. Sebab, masyarakat yakin ada binatang buas di lokasi penemuan kerangka itu.

Keesokan harinya, warga desa beramai-ramai mendatangi lokasi guna memastikan keberadaan kerangka manusia itu. Pada saat dievakuasi, jasad dalam keadaan tinggal tulang-belulang, tengkorak kepala, kaki, tangan dan tulang pinggul.

“Kerangka manusia itu sudah dimakamkan di Dusun Lobutas Sitala,”ujar Kapolsek SD Hole, AKP Zulham. Dia mengatakan, Tkm BKSDA III Padangsidimpuan sedang mencari titik untuk memasang perangkap.

“Petugas juga sudah mendatangi lokasi dan memeriksa sejumlah saksi,”tuturnya. Selain itu, pihak kepolisian juga sudah memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan di kebun hingga kondisi dipastikan aman.

“Tim juga menurunkan salah seorang dokter,”tandasnya. (TIGOR)

Reporter: Admin Sumut
Editor: Lilik Riadi
Contributor: Tigor
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar