Bangkitlah Perempuan Indonesia, Hj Bunda Indah : Lestarikan Budaya Kobarkan Merah Putih

Minggu, 28 Agustus 2022 22:45 WIB

Share

MEDAN,SUMUT.POSKOTA.CO.ID - 

Negara bisa maju dan hebat karena ada kontribusi perempuan. Bangkitlah perempuan Indonesia!. Mari kita lestarikan budaya kebaya sebagai identitas diri yang melambangkan keindahan, kesantunan serta kewibawaan perempuan Indonesia. 

Seruan yang disampaikan oleh Ketua Umum Rumah Lintas Agama (RKLA) sekaligus Penanggungjawab Parade & Gebyar Kebaya Nasional, Hj Bunda Indah di atas panggung, sontak membakar semangat ribuan peserta yang memadati Lapangan Benteng Medan, Minggu 28 Agustus 2022.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain adalah jajaran Polda Sumatera Utara, unsur Muspida, dan berbagai komunitas perempuan di Sumatera Utara. Diikuti juga oleh ribuan peserta dari 33 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara.  

Kebaya tidak hanya sebagai pakaian kebanggaan akan tetapi juga mencerminkan kebijaksanaan dan kecerdasan perempuan Indonesia. Kebaya dapat dilestarikan melalui berbagai kesempatan. Dengan begitu, kita turut serta memberikan sumbangsih dalam membangun negeri. Sekaligus menambah kepercayaan masyarakat luar terhadap Indonesia dikenal memiliki karakter masyarakat yang lekat dengan norma adat ketimuran serta keragaman budaya. 

“Negeri ini tidak butuh perempuan cantik tapi butuh perempuan yang berfikir cerdas dan bekerja ikhlas agar bisa membangun Indonesia”, tambah Bunda Indah dan disambut gemuruh tepuk tangan peserta.

Parade & Gebyar Kebaya Nasional digelar bukanlah untuk lebih menumbuhkan rasa cinta akan budaya kebaya semata. Tetapi harapannya lebih dari itu, agar dapat menyulut api semangat perempuan Indonesia untuk bersama-sama memperjuangkan kebaya ‘Goes To UNESCO’. Agar kebaya didaftarkan sebagai salah satu kategori peninggalan budaya warisan tak benda milik Indonesia. 

“Kampanye kebaya ini sepatutnya menjadi perhatian sekaligus mendapat apresiasi oleh semua pihak. Agar dapat memuluskan langkah kami untuk memperjuangkan kebaya ‘Goes To UNESCO’. Kami bangga kebaya akan diakui dunia milik Indonesia tercinta, tutup Bunda Indah.  

Sementara Ketua Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) Sumatera Utara smerangkap Ketua Panitia Parade & Gebyar Kebaya Nasional, Syafitri Elisabet Tambunan mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak atas kerja samanya guna menyukseskan acara. 

Parade & Gebyar Kebaya Nasional sebelumnya juga pernah dilaksanakan dibeberapa Provinsi Indonesia seperti, Jakarta, Jogja, Ambarawa, Banten, Pekalongan, Bali, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. 

Halaman
Reporter: Admin Sumut
Editor: Lilik Riadi
Contributor: Soir
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar