Emas Rp1,8 M yang Dicicil Nasabah Raib, 2 Pegawai Pegadaian Syariah di Medan Ditahan

Jumat, 23 September 2022 15:04 WIB

Share

MEDAN, SUMUT.POSKOTA.CO.ID

Pimpinan Cabang Pegadaian Syariah Setiabudi Medan dan bawahannya menjadi pelaku atas raibnya emas senilai Rp1,8 miliar yang dicicil nasabah. 

Hal itu terungkap dari serangkaian penyidikan Kejari Medan hingga menetapkan 2 tersangka, Kamis 22 September 2022.

Bahkan penyidik pada Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Medan langsung melakukan penahanan.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan, Wahyu Sabrudin SH MH, melalui Kasi Pidsus Agus Kelana SH MH, setelah melengkapi sejumlah berkas, tersangka A (46) dan anggotanya M (35), langsung dititipkan ke rumah tahanan negara (rutan).

Tersangka A selaku mantan Pimpinan Cabang (Pinca) Kantor Pegadaian Syariah Setiabudi Medan dititipkan ke Rutan Tanjunggusta Medan. Sedangkan tersangka M dijebloskan ke Rutan Perempuan Kelas II A Medan.

Akibat perbuatan kedua tersangka berdasarkan hasil audit, keuangan negara dirugikan mencapai Rp1.825.431.565.

“Atas arahan pimpinan, setelah pemeriksaan beberapa saksi, tim telah menyita beberapa dokumen dan menetapkan dua tersangka ini sebagai pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban hukumnya,” kata Agus.

Tersangka M merupakan pegawai pengelola penyimpanan emas yang bertanggungjawab atas hilangnya 36 dokumen kredit emas nasabah, dengan estimasi senilai Rp919.099.000 dan 1 Kg emas agunan nasabah di PT Pegadaian.

Sehingga bila ditotalkan nilainya mencapai Rp1.825.431.565.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar