Diduga Salah Gunakan Dana Desa Forum LSM RI Bersatu Desak Kapolres Tapsel Periksa Kepala Desa SD

Sabtu, 24 September 2022 21:45 WIB

Share
Forum Lembaga Sewadaya Masyarakat (LSM) RI Bersatu Baleo Aman Harahap yang ikut sebagai salah satu saksi melaporkan Kepala Desa Tanjung Longat berinisial SD atas dugaan penyalahgunaan Dana Desa ke Polres Tapanuli Selatan (Tapsel). 
Forum Lembaga Sewadaya Masyarakat (LSM) RI Bersatu Baleo Aman Harahap yang ikut sebagai salah satu saksi melaporkan Kepala Desa Tanjung Longat berinisial SD atas dugaan penyalahgunaan Dana Desa ke Polres Tapanuli Selatan (Tapsel). 

PALUTA,SUMUT.POSKOTA.CO.ID - Forum Lembaga Sewadaya Masyarakat (LSM) RI Bersatu Baleo Aman Harahap yang ikut sebagai salah satu saksi melaporkan Kepala Desa Tanjung Longat berinisial SD atas dugaan penyalahgunaan Dana Desa ke Polres Tapanuli Selatan (Tapsel). 

"Dua (2) warga   Desa Tanjung Longat  yakni Rolan Siregar dan Pangadilan Siregar, melaporkan Kepala Desa SD pada tanggal 08 September 2022 lalu yang diterima oleh Angota Polres Tapsel Aipda Ikhwan. E. Siregar", kata Baleo di Hutaimbaru Sabtu 24 September 2022.

Baleo mengatakan dugaan penyimpangan itu bermula dari perencanaan dan pengelolaan anggaran yang tidak transparan oleh Kepala Desa SD.

“Sejak tahun 2020 sampai 2022, semuanya tidak transparan. Masyarakat tidak pernah diberitahu total anggaran yang masuk desa dan rincian kegiatan serta biayanya. Bahkan pengadaan materialpun di mainkan oleh Kepala Desa SD” , jelasnya.

Dikatakan Baleo bahwa Rolan Siregar sebagai Angota BPD Desa Tanjung Longat menuturkan kepada dirinya. 

"Selama tahun anggaran 2020 bulan 1-4 Rolan masih di gaji. 2020 bulan 5-2022, Kepala Desa SD tidak memberikan gaji dia lagi, dan tidak difungsikan sebagai BPD Desa Tanjung Longat", jelasnya. 

Berdasarkan data yang diperoleh Baleo, berikut rincian poin-poin yang dilaporkan 2 orang warga terhadap Kades 
SD ke Polres Tapsel 

1. Kepala Desa SD tdak melaksanakan penyaluran BLT mulai dari tahun 2020 pada tahap 7, 8 dan 9 dan di Tahun 2022 dana BLT disunat sebesar Rp150.000 

2. Dan dua (2) orang BPD  tidak di gaji selama bulan 1-8 2022.

3. Bahwa Kepala SD tidak pernah serahkan surat pengangkatan 2 orang BPD.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar