Aktivitas CPO Ilegal Asen Masih Beroperasi, Ketua API: Polisi Jangan Kalah Dengan Mafia 

Senin, 21 November 2022 22:29 WIB

Share

LABUHANBATU, SUMUT.POSKOTA.CO.ID

Kegiatan penampungan crude palm oil (CPO) diduga kuat ilegal di Jalinsum Desa Kampung Yaman, Kecamatan Aek Natas, Labura sampai saat ini masih beroperasi.

"Masih main (beroperasi) bang kegiatannya. Aku tiap hari lewat lokasi," kata Ewin, salah seorang warga Aek Natas.

Meski pemilik kegiatan atas nama Udin Purwanto alias Asen telah dilaporkan ke Polres Labuhanbatu, pasca melakukan teror dan ancaman terhadap oknum Jurnalis, Habibi, yang memberitakan kegiatan ilegal tersebut. Karena nekat kegiatan yang sangat meresahkan itu masih berlanjut.

Ketua LSM Aliansi Penyelamatan Indonesia (API) Kabupaten Labuhanbatu, Muslim Manik, menegaskan, apapun bentuk kegiatan ilegal di wilayah hukum Polres Labuhanbatu harus berantas.

"Kepada Bapak Kapolres dan jajaran harus tegas memberantas segala macam kegiatan ilegal, terlebih mafia CPO Asen yang nekat melakukan teror terhadap seorang Jurnalis," tegas Muslim Manik, Senin 21 Nopember 2022.

Ketua API itu menyebutkan agar pihak Kepolisian harus tegas dengan para mafia tersebut. "Polisi jangan kalah dengan mafia atau preman. Tutup kegiatan CPO ilegal," sebutnya.

Anehnya, Kapolsek Aek Natas, AKP Jeremia Ginting, sampai hari ini bungkam, meski kegiatan ilegal itu beroperasi di wilayah hukum-nya.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Anhar Rangkuti melalui Kasat Reskrim AKP Rusdi Marzuki, slow respon saat dikonfirmasi terkait kegiatan penampungan CPO ilegal tersebut.

"Siap bang," kata Rusdi melalui pesan elektronik.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar