Barito Kuala Study Tiru ke Pemko Medan Terkait Penggunaan E-Katalog Lokal

Rabu, 23 November 2022 07:23 WIB

Share

MEDAN, SUMUT.POSKOTA.CO.ID

Kabupaten Barito Kuala melakukan kunjungan study tiru ke Pemko Medan terkait dengan penggunaan E-Katalog Lokal Pemko Medan. Rombongan dari Barito Kuala yang dipimpin Asisten Ekonomi dan Pembangunan Rusmadi disambut Walikota Medan Bobby Nasution diwakili Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Medan Mansursyah, di Kantor Walikota Medan, Selasa 22 Nopember 2022.

Mengawali pertemuan tersebut Mansursyah mengucapkan selamat datang di Pemko Medan kepada rombongan Barito Kuala. Mansursyah juga menyampaikan guna mewujudkan reformasi birokrasi menuju good governancen dan clean governance dalam tata Pemerintahan, salah satunya melalui penyelenggaraan pengadaan barang/jasa yang efisien, transparan dan akuntabel.

Oleh karena itu Pemko Medan terus berupaya untuk mewujudkanya, salah satunya melalui penyelenggaraan E-Katalog Lokal. Di Pemko Medan sendiri terbentuknya E-Katalog Lokal Kota Medan dimulai sejak tanggal 27 Maret 2018 dengan dilakukanya penandatanganan nota kesepahaman dan kerjasama katalog elektronik daerah antara Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dengan Pemko Medan yang disupervisi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Adapun komoditas yang ditayangkan pada aplikasi katalok lokal kota Medan saat itu terdiri dari aspal kemasan, beton ready mix dan makanan dan minuman," kata Mansursyah, didampingi Kepala UKPBJ Kota Medan Alexander Sinuliga.

Selanjutnya di bawah kepemimpinan Walikota Medan Bobby Nasution, Pemko Medan terus berinovasi dan mendorong Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan untuk menggunakan E-Katalog Lokal Kota Medan, dalam pekerjaan infrastruktur (konstruksi) dalam hal pembangunan dan rehabilitasi jalan, drainase, trotoar dan utilitas serta akan dilakukan pengembangan untuk infrastruktur lainya yang bersifat sederhana.

Disamping itu, lanjut Mansursyah lagi, saat ini Pemko Medan sedang berupaya dan berinisiatif untuk melakukan penguatan dan modernisasi UMKM. Di antaranya melakukan perbaikan ekosistem kemudahan usaha yang memungkinkan UMKM bisa mengakses pasar yang lebih luas, pembiayaan serta mengembangkan kapasitas usaha seluas-luasnya. 

"Pak Wali Kota menginginkan agar UMKM bisa masuk ke sektor-sektor ekonomi unggulan lokal yaitu pangan, komoditi, pariwisata dan juga industri pengolahan serta industri kreatif," ujar Mansursyah.

Selanjutnya dalam rangka gerakan Nasional bangga buatan Indonesia berupa peningkatan penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN), Pemko Medan bekerjasama dengan LKPP telah mencantumkan beberapa etalase produk barang/jasa pada aplikasi E-Katalok Lokal Kota Medan yang didalamnya memuat berbagai macam produk dan sub kategori produk yang diproduksi dari beberapa Badan Usaha Lokal dan UMKM yang berdomisili di Kota Medan diantaranya yakni etalase aspal kemasan dan beton ready mix, etalase makanan dan minuman, etalase hotmix, etalase beton precast, etalase beton terpasang, etalase trotoar dan utilitas dan etalase sepatu UMKM.

"Sedangkan etalase yang dibentuk berdasarkan penelaahan Direktorat Pengembangan Sistem Katalog pada Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) terdiri dari etalase alat tulis kantor, etalase beton ready mix, etalase bahan material, etalase bahan pokok, etalase jasa keamanan, etalase jasa kebersihan, etalase pakaian Dinas dan kain tradisional, etalase service kendaraan bermotor, etalase souvenir, etalase seragam sekolah, etalase penyapuan jalan protokol, etalase alat pertanian dan etalase media masa," jelas Mansursyah, sembari mengatakan Pemko Medan juga telah membuat E-Katalog Lokal terkait dengan pembangunan rumah tidak layak huni.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar