Bupati Tapsel : Tanpa Narkoba Indonesia Bisa Jadi Negara Super Power 2045

Kamis, 24 November 2022 15:50 WIB

Share
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H Dolly Pasaribu mengatakan, jika generasi muda bebas atau tanpa narkoba, bukan tidak mungkin di 2045 nanti, Indonesia akan menjadi negara tangguh dan super power. Sebab, gelombang peredaran narkoba, merupakan upaya dari pihak-pihak tak bertanggung jawab untuk menghancurkan generasi muda.
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H Dolly Pasaribu mengatakan, jika generasi muda bebas atau tanpa narkoba, bukan tidak mungkin di 2045 nanti, Indonesia akan menjadi negara tangguh dan super power. Sebab, gelombang peredaran narkoba, merupakan upaya dari pihak-pihak tak bertanggung jawab untuk menghancurkan generasi muda.

TAPSEL,SUMUT.POSKOTA.CO.ID - Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H Dolly Pasaribu mengatakan, jika generasi muda bebas atau tanpa narkoba, bukan tidak mungkin di 2045 nanti, Indonesia akan menjadi negara tangguh dan super power. Sebab, gelombang peredaran narkoba, merupakan upaya dari pihak-pihak tak bertanggung jawab untuk menghancurkan generasi muda.

“Nah, pertanyaan sekarang kembali kepada semua pihak. Apakah kita mampu untuk mempertahankan, generasi muda ini dari bahaya narkoba,” ujar Bupati saat hadiri pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) Masyarakat Penggiat Anti Narkoba (Mapan) Republik Indonesia (RI) Kecamatan Angkola Timur periode 2022-2027, di Aula Kantor Camat Angkola Timur pada Rabu 23 November 2022, siang.

Bupati menceritakan, awal keyakinannya Indonesia bakalan menjadi negara tangguh dan super power, saat ia bertemu langsung dalam sebuah pertemuan dengan pihak Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang di Medan. Kata Bupati, Konjen Jepang itu beranggapan, Indonesia masih memiliki generasi muda penerus yang punya potensi untuk tumbuh dan kreatif.

“Sementara, menurut orang Jepang itu, di Eropa atau negara-negara maju lainnya, saat ini cenderung tidak ingin melanjutkan keturunan atau generasi penerus. Apabila anak-anak muda kita itu terus kreatif dan berimajinasi tinggi, Indonesia pasti akan jadi negara maju,” imbuh Bupati.

Di sisi lain, Bupati mengaku miris, bahwa kebanyakan, para bandar itu menjelma bak Pahlawan di tengah-tengah masyarakat. Sedangkan, para organisasi anti narkoba, bersifat relawan. Ia mengaku pernah lihat sendiri bagaimana situasi penggerebekan bandar narkoba oleh aparata penegak hukum.

Saat itu, lanjut Bupati, masyarakat malah menghalang-halangi aparat. Kuat dugaan, bandar tersebut sering membantu warga sekitar saat mengalami kesusahan. Meski masyarakat tahu, bandar jalankan bisnis haram, namun mereka rela melindunginya dari aparat penegak hukum.

“Untuk itu, ini menjadi tantangan tersendiri bagi Mapan RI. Kiranya bisa berjuang untuk menghalau peredaran narkotika, terutama di kalangan generasi muda. Terakhir, saya ucapkan selamat kepada para pengurus PAC Mapan RI Angkola Timur. Mulailah peduli kepada lingkungan sekitar untuk mencegah peredaran narkoba,” harapnya.

Sebelumnya, Pembina DPC Mapan RI Tapsel, Ny Rosalina Dolly Pasaribu, berharap, agar lewat organisasi ini pemuda-pemudi di Tapsel bersih dari narkoba. Apabila pemudanya baik-baik, maka daerahnya pasti juga bagus. Ia berharap, PAC Mapan RI Angkola Timur, jadi pelopor pemberantasan serta mempersempit ruang gerak peredaran narkoba.

Dia juga berharap, pemuda masa kini lebih inovatif misalnya, bertani. Kini, tidak hanya orangtua saja yang bertani, tapi pemuda juga bisa melakukannya. Pemuda-pemudi harus bergerak selagi positif apapun itu, sehingga bisa memberi kontribusi atau warna bagi pembangunan di Kabupaten Tapsel.

“Saya mengucapkan selamat kepada PAC Mapan RI Angkola Timur yang terlantik hari ini. Jadilah pemuda-pemudi yang tangguh dan kreatif,” kata Ny Rosalina yang juga Ketua TP PKK Tapsel itu.

Halaman
Reporter: Admin Sumut
Editor: Lilik Riadi
Contributor: Tigor
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar